Beranda Agama Majelis Ilmu Yang Melembutkan Hati
Majelis Ilmu Yang Melembutkan Hati

Majelis Ilmu Yang Melembutkan Hati

S
Supiandi
· 31 Juli 2026 · 18 dibaca
Bagikan:
Menghadiri majelis ilmu, yang disebut sebagai taman surga, adalah salah satu faktor terpenting dalam menyuburkan iman di dalam diri seorang muslim. Kita mengetahui, salah satu pokok aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah keyakinan bahwa iman dapat bertambah dan berkurang , naik dan turun. Maka itu menjadi kewajiban bagi setiap kita untuk senantiasa mengisi ulang, mencharger, keimanan yang ada di dalam hati. Rasulullah صل الله علية bersabda: إنَّ الإِيْمَانَ لَيَخْلَقُ فِي جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ، فَاسْأَلُوْا اللهَ أَنْ يُجَدِّدَ الإِيْمَانَ فِي قُلُوْبِكُم "Sesungguhnya iman itu dapat menjadi usang sebagaimana usangnya pakaian. Maka, berdoalah kalian kepada Allah agar Dia memperbarui iman dalam hati kalian." Cara memperbarui dan menguatkan iman di antaranya dengan menghadiri taman surga, yaitu majelis-majelis ilmu. Semakin banyak seseorang belajar agama, maka semakin bertambah pula keimanannya. Dahulu Mu'adz bin Jabal salah seorang Sahabat Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ketika bertemu dengan Sahabat-Sahabat Nabi lainnya sering berkata: ً.اجْلِسْ بِنَا نُؤْمِنْ سَاعَة "Duduklah bersama kami, mari kita tingkatkan iman!" Dalam hal ini, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah رَحِمَهُ اللهُ berkata: "Carilah hati kalian di tiga tempat (kondisi): 1. Ketika berada di majelis ilmu, 2. Ketika membaca al-Qur-an, 3. Tatkala bersendirian dengan Allah تَعَالَى . Jika tidak menemukan hati kalian pada tiga tempat tersebut, mintalah kepada Allah semoga Dia menganugerahkan hati kepada kalian. Karena sesungguhnya kalian tidak memiliki hati (yang hidup). Dari sini dapat kita pahami betapa pentingnya bersikap selektif dalam memilih majelis ilmu. Hendaklah kita mencari majelis ilmu yang dapat mengingatkan kita kepada Allah تَعَالَى melembutkan hati, serta menambah keimanan. عَنْ يُوْسُفَ بْنِ مَا هَكَ قَالَ: رَأَيْتُ ابْنَ عُمَرَ وَهُوَ عِنْدَ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ، وَعُمَيْرٌ يَقُصُّ، فَرَأَيْتُ ابْنَ عُمَرَ عَيْنَاهُ تُهْرَاقَانِ دَمَعًا. "Dari Yusuf bin Mahak, ia berkata: Aku melihat Ibnu Umar a berada di majelis Ubaid bin Umair ketika ia sedang memberikan sebuah nasihat. Maka aku pun melihat kedua mata Ibnu Umar berlinang air mata." Tahukah Anda siapa Ubaid bin Umair ini? Ia adalah seorang Tabi'in. Walau demikian, Ibnu Umar tidak merasa sombong atau merasa lebih tinggi untuk duduk di majelisnya, sekalipun Ibnu Umar lebih berilmu dan lebih utama. Justru keilmuan yang dimiliki Ibnu Umar itulah yang mendorongnya untuk duduk mengambil faedah. Perhatikan pula bagaimana Sahabat Nabi yang mulia, Ibnu Umar رَضِيَ اللهُ عَنْهُما, meneteskan air mata tatkala mendengar nasihat dari Ubaid bin Umair رَحِمَهُ اللهُ. Sementara di zaman kita sekarang ini, sangat sedikit di antara kaum muslimin yang bisa meneteskan air mata tatkala mendengar nasihat dalam majelis ilmu. Maka itu, carilah majelis-majelis yang bisa melembutkan hati Anda dengan nasihat yang bersumberkan dari al-Qur-an dan Sunnah. Sebaliknya, jauhilah majelis-majelis yang justru mengeraskan hati. Yunus bin Ubaid menyebutkan: "Aku telah menemani Hasan al-Bashri رَحِمَهُ اللهُ selama 30 tahun lamanya. Belum pernah aku mendengar dalam majelis beliau pembahasan tentang, 'Pemimpin ini diangkat atau dilengserkan, harga barang naik atau turun. Akan tetapi, kajian beliau itu sering kali tentang mengingatkan kematian. ditulis ulang dari buku Lembutkan Hatimu dengan Ilmu oleh Ustadz Yusuf Abu Ubaidah as-Sidawi
Kategori: Agama

Diskusi

S
SamuelDek 6 hari yang lalu

Для работы с этим инструментом удобно использовать xrumer base <a href=https://www.olx.ua/d/uk/obyavlenie/progon-hrumerom-dr-50-po-ahrefs-uvelichu-reyting-domena-IDXnHrG.html>https://www.olx.ua/d/uk/obyavlenie/progon-hrumerom-dr-50-po-ahrefs-uvelichu-reyting-domena-IDXnHrG.html</a>, содержащую релевантные сайты.